Makanan Penyebab Alergi Pada Anak

Jika berbicara Mpasi, maka tidak lengkap rasanya jika tidak menyinggung soal alergi makanan pada bayi dan anak. Memang, alergi makanan merupakan salah satu masalah yang bisa dihadapi oleh anak dan bayi. Sekitar 20% anak usia 1 tahun pertama pernah mengalami reaksi terhadap makanan yang diberikan (adverse reactions), termasuk yang disebabkan oleh reaksi alergi.

alergi makanan pada anak

Pada bayi yang sudah mulai mendapatkan makanan pendamping ASI maka tidak menutup kemungkinan akan terkena alergi. Berdasarkan hasil penelitian ada delapan kelompok makanan yang bisa memicu alergi, yakni :

Telur
Bagian putih telur pada telur ayam, bebek, atau telur puyuh dapat menyebabkan reaksi alergi pada anak. Bila alergi muncul biasanya anak akan merasa gatal di seluruh tubuh, kulit membengkak atau kemerahan.

Kacang tanah
Beberapa makanan yang mengandung kacang tanah bisa mengakibatkan gatal pada tubuh bayi atau munculnya bisul kemerahan pada tangan dan wajah.

Susu
Bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi dan kambing akan mengalami muntah atau diare. Dalam kasus ini biasanya dokter akan menyarankan makanan yang terbuat dari susu sapi yang sudah terhidrosida sehingga tidak mengakibatkan alergi pada bayi, atau mengganti dengan makanan yang mengandung protein kedelai.

Gandum
Roti atau sereal yang berasal dari gandum dapat menyebabkan berbagai gejala alergi seperti mual, gatal-gatal, dan sesak napas yang termasuk dalam reaksi alergi yang fatal atau anafilaksis. Bagi bayi yang alergi dengan gandum, sebaiknya menghindari makanan yang mengandung gluten dan semolina. Sebagai alternatif, Ibu bisa mengganti dengan beras atau jagung.

Kacang
Kacang seperti kenari, kacang mede, dan pistasio dapat menyebabkan reaksi yang sama  pada bayi yang mengonsumsi kacang tanah.

Kacang kedelai
Alergi kedelai biasa dialami bayi yang mengonsumsi susu yang mengandung kedelai. Selain itu, bisa juga dipicu dari saus kedelai, miso soup, dan makanan yang mengandung minyak kedelai.

Kerang-kerangan (termasuk lobster, udang, dan kepiting)
Gejala yang muncul berupa urtikaria (gatal di kulit), angioedema (bengkak-bengkak), asma atau kombinasi dari beberapa kelainan tersebut. Alergi makanan karena ikan laut paling mudah terdeteksi karena gejala yang ditimbulkan relatif cepat. Biasanya kurang dari 8 jam keluhan alergi sudah bisa dikenali.

Ikan (tuna, salmon, cod)
Beberapa bayimungkin memiliki alergi terhadap ikan. Oleh karena itu, sebelum mencapai usia 6 bulan sebaiknya jangan beri ikan pada makanan pendamping ASI. Setelah berusia 8 atau 12 bulan, ibu bisa memasukan ikan dalam menu seimbang anak.

Pada beberapa alergi seperti alergi telur, susu sapi, kacang kedelai, dan gandum bisa diatasi oleh tubuh anak seiring dengan pertambahan usia dan pertumbuhannya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa protein pemicu alergi anak bisa dikelola tubuh pada waktu tertentu dan berbeda pada tiap anak.

Makanan Penyebab Alergi Pada Anak | infosehatsarerea | 4.5